SMAN 11 Bulukumba menggelar penganugerahan tokoh pemuda dan pemudi dalam rangka peringatan hari Sumpah Pemuda ke-90. Mengangkat tema Pemuda yang Berprestasi, Berdedikasi dan Menginspirasi meruapakan ajang tahunan kegiatan Osis sebagai wujud pemberian apresiasi kepada siswa/siswi kelas XII yang memiliki kriteria sebagaimana yang tertuang dalam tema. Menurut wakasek sarana prasarana sekaligus guru Sejarah yang bertindak sebagai pembina upacara pada acara penganugerahan bahwa ajang seperti ini patut dipertahankan bahkan ditingkatkan karena dapat memberikan motivasi bagi adi-adik kelasnya untuk berupaya menumbuhkan semangat untuk meningkatkan prestasi, aktif berorganisasi sebagai bagian dari pembinaan karakter serta senantiasa menjunjung tata tertib yang berlaku di sekolah. Lebih lanjut beliau mengulas bagaimana peran para pemuda sebagai embrio lahirnya negara kesatuan Republik Indonesia dapat menjadi momentum untuk membangkitkan semangat para generasi muda di SMAN 11 Bulukumba untuk bisa menjadi generasi pemimpin yang berkarakter.

Sebanyak 14 pemuda/pemudi yang lolos dalam kriteria penjaringan sekaligus menjadi nominasi tokoh pemuda tahun 2018 ini. berikut ini adalah tokoh pemuda dan pemudi yang mewakili masing-masing jurusan IPA dan IPS

Andi Ahmad Assi’diq yang akrab dipanggil Fikrul adalah salah satu tokoh pemuda yang berhasil mengungguli sejumlah nominasi tokoh pemuda lainnya. lahir di Bontotangnga sebagai anak ke 2 dari 2 bersaudara pasangan dari bapak Drs. A. Gassing dan ibu A. Roslina. Memiliki berbagai prestasi yang membanggakan di SMA salah satunya adalah juara kedua lomba KIR tingkat nasional. Terdaftar di kelas XII IPA 2 Fikrul juga tercatat sebagai ketua OSIS periode 2017/2018 dan sejumlah organisasi lainnya. memiliki dedikasi yang tinggi dalam organisasinya juga menjadi salah satu keunggulannya dalam meraih poin pada pemilihan tokoh pemuda, selain itu penampilannya yang selalu rapi dan lengkap juga terbilang jauh dari pelanggaran di sekolah menjadikannya sebagai sosok yang layak menjadi inspirasi bagi siswa lainnya. Siswa yang lahir pada 14 September 2001 memiliki hoby “membaca” dan motto “saya sadar bahwa saya adalah saya”.

 

 

 

Tokoh pemuda yang terpilih dari kelas XII IPS adalah Muhammad Ridwan yang akrab disapa Rido (tapi tanpa Rhoma ya teman-teman). Dengan postur tubuh ‘kelas berat’ serta sikap ramah dan senyuman khas yang selalu menghiasi wajahnya membuat Rido ini begitu akrab di lingkungan sekolah. Prestasinya di bidang kepramukaan tidak diragukan lagi, melanglang buana mengikuti perkemahan mulai dari tingkat kecamatan sampai provinsi sudah dirasakan. Bukan itu saja sejumlah prestasi juga sudah diraihnya termasuk juara di kelasnya, modal inilah yang membuat dia menjadi nominasi dan sekaligus menjadi juara sebagai tokoh pemuda di Jurusan IPS mengungguli nominasi lainnya di jurusannya. Motto ‘genggamlah dunia sebelum dunia menggengganmu’ menjadi spirit dan motivasi dalam meraih cita-citanya. Semoga terkabul ya!

 

 

 

Lanjut di jawaranya tokoh pemudi, dengan poin tertinggi diraih oleh Serliza dari kelas XII IPA 2. Prestasinya luar biasa mulai dari prestasi di sekolah sampai menjuarai perlombaan KIR tingkat Kabupaten sebagai juara I dan Juara II KIR tingkat nasional di bidang akademik adalah modal terbesarnya dalam mengikuti ajang penganugerahan ini, selain itu posisinya di bidang organisasi juga tidak tanggung-tanggung, dipercaya sebagai sekretaris Osis periode 2017/2018 juga sebagai ketua PIK-R di tingkat Kabupaten (waah, kereen), dan yang terakhir memperoleh suara terbaik kedua sebagai inspirasi dari teman-teman di lingkungan sekolah. Pemilik motto ‘terus melangkah menuju kemenangan’ menjadi motivasi dalam mencapai cita-citanya.

 

 

 

Tokoh pemudi yang kedua dari kelas XII IPS 2 yakni Hasriani. Prestasinya juga luar biasa Juara II lomba OSN Ekonomi tingkat Kabupaten, Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah Provinsi dalam bidang akademik serta juara II Lomba teater Kabupaten untuk bidang non akademik adalah prestasi terbaik yang dimiliki oleh siswa yang berparas cantik dan agak pemalu ini. Dedikasinya terhadap organisasi juga sangat baik karena siswa yang hobby membaca ini tercatat aktif di pengurus Osis dan Sanggar Seni. Dia juga menjadi inspirasi terbaik dan tercatat sebagai siswa yang begitu patuh bahkan tersirat melalui mottonya ‘jagalah kedua orangtuamu dan raihlah cita-citamu sebagaimana yang engkau impikan. Berbekal restu kedua orang tua dan usaha yang gigih menjadi modal dasar bagi hasriani untuk mencoba meraih cita-cita yang dia impikan. Semoga tercapai.

 

 

 

Semoga gelar sebagai tokoh pemuda yang disematkan kepada generas-generasi muda kita ini mampu menjadi motivasi kuat dalam diri mereka sehingga menjadi generasi-generasi pemimpin yang memiliki karakter yang tinggi, dan diawali dari sini. Selamat untuk kalian semua.

 

 

 

 

 

Kalender

<!-My calendar widget - HTML code - mycalendar.org -->

<!-end of code-->

Pengunjung